Terjatuh dari jendela apartemen kedalam sebuah bak sampah, aku hanya bisa terlentang menatap langit gelap yang mendung dini hari itu. Bangkit dan merangkak keluar dari tempat pembuangan, sadarlah aku bahwa ini adalah gang yang sama ditempat aku disalib terbalik. Salib itu masih terikat mengantung di tengah gang dengan rantai-rantai yang bersimpangan dan menjulur dari dalam jendela-jendela kamar. Bercak darah masih terlihat basah dan menetes dari salib terbalik yang terbuat dari kayu ebony.
Satu pertanyaan terlintas, "Bagaimana caranya aku bisa lepas dari sana?"
Namun sepertinya hal ini sudah tidak penting lagi, karena saat ini Maut berdiri dihadapanku.
Pilihanku hanya dua: menghampiri Maut dengan cutter di lenganku, atau membiarkan Maut menghampiriku dengan sabit yang teracung diatas kepala..
Keputusan mana yang harus ku ambil?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar